- PENGERTIAN AKUNTANSI
DEFINISI
AKUNTANSI DARI KEGUNAAN DAN KEGIATANNYA
a. Berdasarkan
Kegunaannya
Berdasarkan kegunaannya pengertian Akuntansi adalah “sebuah sistem informasi yang menghasilkan
informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas
ekonomi dan kondisi suatu perusahaan”. (Pengantar Akuntansi - Rudiato, hal 4.)
b. Berdasarkan
Kegiatannya
Berdasarkan kegiatannya pengertian Akuntansi adalah “suatu proses pencatatan, penggolongan,
peringkasan, mengikhtisarkan sera menafsirkan transaksi-transaksi finansiil
yang dilakukan oleh perusahaan”. (Kamus akuntansi, Dhanny, hal 8.)
Dari definisi tersebut di atas menyimpulkan bahwa
akuntansi memberikan suatu informasi yang berhubungan dengan milik dan hak
milik, dan untuk menunjukkan bagaimana milik dan hak-haknya dipengaruhi oleh
kegiatan perusahaan.
Fungsi
Akuntansi adalah mencatat (recording),
penggolongan (classification) dan meringkaskan (summarizing) dalam suatu
cara yang dinyatakan dengan uang, transaksi serta kejadian yang ada dalam
bagian yang paling sedikit dalam suatu bentuk finansial dan diinterprestasikan
hasilnya.
Tujuan
Akuntansi adalah menyajikan
informasi ekonomi (economic information) dari suatu kesatuan ekonomi (economic
entity - badan usaha ) kepada pihak-pihak
yang berkepentingan.
8
MEMBEDAKAN
AKUNTANSI MANAJEMEN & AKUNTANSI KEUANGAN
Secara umum, dilihat dari siapa pemakai laporan keuangan
perusahaan, akuntansi berdasarkan pemakainya dibagi menjadi 2 (dua)
macam :
a. Akuntasi Manajemen
Akuntansi Manajemen adalah sistem akuntansi di mana
pemakai informasinya adalah pihak internal organisasi perusahaan, yang
berguna sebagai alat bantu pengambilan keputusan manajemen.
Contoh : manajer produksi, personalia, pemasaran, keuangan,
direksi.
b. Akuntansi Keuangan
Akuntansi Keuangan adalah sistem akuntansi di mana
pemakai informasinya adalah pihak eksternal organisasi perusahaan,
yang berguna sebagai alat untuk melihat kekayaan, menilai kinerja dan prestasi
perusahaan.
Contoh
: kreditor, pemegang saham, investor, pemasok, pemerintah.
|
![]() |
9
PROFESI
AKUNTANSI
Untuk
mendapatkan gambaran perihal kekayaan dan prestasi dari operasi badan usaha,
pemilik biasanya akan mempercayakan pembuatan laporan keuangannya kepada
akuntan.
Secara
garis besar akuntan dapat digolongkan menjadi :
1. Akuntan
Perusahaan (Management Accountants )
Adalah
akuntan yang bekerja secara internal di
dalam suatu perusahaan (internal accountants).
Tugas
; mempersiapkan informasi keuangan untuk perusahaan. Antara lain a. penyusunan
system akuntansi, b. penyusunan laporan akuntansi untuk manajemen, c.
penyusunan laporan akuntansi untuk pihak eksternal, d. penyusunan anggaran, e.
menangani perpajakan, f. melakukan pemeriksaan intern.
2. Akuntan
Publik ( Public Accountants )
Adalah
akuntan yang memiliki posisi independent, bekerja untuk berbagai pihak yang
membutuhkan jasa mereka dalam memeriksa dan menilai kewajaran laporan keuangan
suatu perusahaan.
Jasa
yang dapat diberikan ; a. Jasa pemeriksaan (audit), b. Jasa perpajakan ( tax service),
c. Konsultasi manajemen (management advisory), d. Jasa akuntansi (accounting
services)
3. Akuntan
Pemerintah ( Government Accountants )
Adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah,
berfungsi mengamankan berbagai
kepentingan pemerintah.
Contoh ; Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP),
Badan Pemeriksa Keuangan (BEPEKA), Direktorat Jendral Pajak.
4. Akuntan
Pendidik
Adalah akuntan yang mengabdikan dirinya di dalam suatu
institusi tertentu. Tugas ; mempersiapkan, membimbing, melatih naradidik untuk
menjadi akuntan profesional, dan melakukan penelitian di bidang akuntansi
10
PENGELOMPOKAN BIDANG AKUNTANSI
Berdasarkan
jenis kegiatan dalam bidang akuntansi, saat ini dikelompokan menjadi 9 (sembilan
) bidang :
1. Akuntansi
Manajemen ( Management Accounting)
Bidang
akuntansi yang berfungsi menyediakan data dan informasi bagi pengambilan
keputusan manajemen untuk operasi harian dan perencanaan operasi mendatang.
Contoh
; data biaya, data harga jual
2. Akuntansi
Biaya (Cost Accounting)
Bidang
akuntansi dengan fungsi utama sebagai alat pengendalian biaya dalam proses
produksi.
Kegiatan
utama menyediakan data biaya actual & biaya perencanaan.
3. Akuntansi
Keuangan (Financial Accounting)
Bidang
akuntansi yang bertugas mencatat, dan melaporkan keseluruhan proses akuntansi
sehingga dihasilkan informasi bagi eksternal. Informasi ; laporan
laba rugi, perubahan laba Ditahan, neraca dan arus kas.
4. Akuntansi
Pemeriksaan (Auditing)
Bidang
akuntansi yang fungsi utamannya adalah menjalankan pemeriksaan (audit) atas
laporan keuangan yang dihasilkan perusahaan. Hasil audit itu untuk kepentingan
internal. Orangnya disebut Internal Auditor.
5. Akuntansi
Perpajakan ( Tax Accounting)
Bidang
akuntansi yang fungsi utamanya mempersiapkan data yang terkait dengan kewajiban
dan hak perpajakan dari setiap transaksi. Menghitung hutang pajak,
mempersiapkan pemeriksaan perpajakan.
6. Sistem
Akuntansi ( Accounting System)
Bidang
akuntansi yang terfokus pada aktivitas mendesain dan mengimplementasikan
prosedur dan pengamanan data keuangan.
11
7. Akuntansi
Anggaran (Budgeting Accounting)
Bertugas
membuat rencana kerja perusahaan di masa mendatang menggunakan data actual dari
masa lalu, mengendalikan rencana kerja sehingga aktivitas harian sesuai dengan
rencana.
8. Akuntansi
International ( International Accounting)
Bidang
akuntansi yang mempfokuskan diri pada persoalan akuntansi dengan transaksi
internasional (melintasi batas Negara ;
memahami hokum dan aturan perpajakan internasional)
9. Akuntansi
Pemerintahan (Government Accounting)
Bidang
akuntansi yang mengkhususkan pada pencatatan dan pelaporan transaksi dari
organisasi pemerintahan dan organisasi nonprofit. Seperti ; pemerintahan, rumah
sakit, panti jompo, yayasan social, pendidikan.

Komentar
Posting Komentar